Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Etika Komunikasi Politik

 

Menulis bagi seorang dosen adalah menjadi sebuah keharusan. Karena melalui sebuah tulisan dosen akan mengabadikan pemikiran-pemikirannya serta ikut menyumbang khasanah keilmuan negara Indonesia, seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu dosen senior program studi Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya, Prof. Dr. Alois A. Nugroho menerbitkan buku baru dalam bidang komunikasi yang bertajuk “Komunikasi & Demokrasi: Esai-esai Etika Komunikasi Politik”.

Kelahiran buku ini merupakan sumbangan penting bagi perkembangan kajian tentang komunikasi politik dan etika komunikasi di Indonesia. Seperti dapat kita baca dalam berbagai berita di media massa maupun di media sosial, gejolak komunikasi politik dalam pembentukan proyek besar demokrasi di Indonesia merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Terdapat berbagai isu yang muncul dalam berbagai pemberitaan tersebut, yang isinya, seringkali sama sekali mengabaikan etika komunikasi yang baik. Semakin banyaknya informasi, terutama dalam bidang politik, tidaklah semakin mencerahkan namun malah menambah kekaburan akan informasi yang dibutuhkan

Buku yang bertajuk kumpulan tulisan dalam bidang Komunikasi Politik dan Etika Komunikasi yang pernah diterbitkan dalam kolom Etika di harian Suara Pembaruan. Penulis dengan tekun mengamati dan mencermati berbagai peristiwa komunikasi politik di Indonesia dan menuliskannya. Banyak hal menarik dan aktual yang akan dijumpai dalam tulisan ini mulai dari masalah kapaye negatif, demokrasi di Papua, Pemilukada dan lain sebagainya dan semuanya ditulis dengan bahasa yang ringan dan mudah untuk dimengerti.

Etika memuat diskusi dan argumentasi tentang apa yang patut dilakukan dan apa yang tak patut dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang, atau suatu profesi tertentu. Sudah menjadi pemahaman bersama bahwa pers pernah dinobatkan sebagai pilar keempat demokrasi, maka kontribusi penulis dipusatkan bagaimana berperilaku dalam alam demokrasi, terutama dalam komunikasi politik demokrasi.(hal 6)

Tulisan dalam buku ini diurutkan secara kronologis, karena hampir seluruhnya berbicara tentang demokrasi dan etika komunikasi politik. Hampir semua bersinggungan atau bahkan meneropong kasus-kasus yang sedang hangat dibicarakan di mata publik. Seperti yang diungkapkan Herakleitos semua memang mengali filsuf Yunani kuno. Kita tak dapat melompat dua kali ke arus sungai yang sama, kata David Hume, filsuf Inggris abad ke delapan belas.

            Kesetiaan mungkin tidak termasuk dalam daftar kebajikan. Namun yang terpenting adalah berkarakter moral dan bersifat proposional, seimbang, tidak kurang, namun juga tidak berlebihan. Hal tersebutlah yang sangat dibutuhkan dalam beretika berpolitik pada saat ini. Buku kumpulan esai ini sangat penting untuk orang yang terjun kedunia politik. Karena yang ada dalam berpolitik adalah kepentingan.




Judul                : Komunikasi & Demokrasi

Penulis             : Alois A. Nugroho

Penerbit           : PT. Kanisius

Tahun terbit     : Cetakan I,  2016

Tebal               : 240 hlm

ISBN               : 978-979-21-4900-5

Peresensi         : Niam At Majha

Posting Komentar untuk "Etika Komunikasi Politik"