Pesantren di Pati Diharapkan Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

Pesantren di Pati Diharapkan Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

Selasa, 30 Juni 2020


PATI – Dalam rangka Pencegahan penyebaran virus covid-19 di kalangan pesantren dan  menyiapkan new normal yang telah ditetapkan oleh pemerintah, RMI PCNU Kabupaten Pati melaksanakan sosialisasi yang akan dilaksanakan diseluruh kecamatan Se-kabupaten Pati.

RMI PCNU Pati bersama pengurus PCNU Pati, Team Satgas Covid-19 PCNU Pati melakukan Sosialisasi New Normal yang kemarin dilaksanakan (Senin, 29/06/2020)  di Ponpes Darul Izzah Trimulyo Kayen dan Ponpes Al Ma’ruf Gabus ini nantinya akan dilanjutkan di kecamatan-kecamatan lain sehingga diharapkan pesantren mampu menyiapkan standart protokol kesehatan dan membentuk satgas pencegahan penyebaran covid-19.

”PCNU Pati akan ikut menyiapkan segala sesuatu yang di tetapkan pemerintah tentang new normal di pesantren dan PCNU akan mengupayakan kerjasama dengan pesantren demi kemandirian pesantren dalam pola hidup baru dengan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat di pesantren agar penyebaran wabah penyakit virus covid-19 dapat dicegah. ” Ucap K. Yusum Hasyim Ketua PCNU Pati

Kegiatan yang dilaksanakan oleh RMI PCNU Pati ini dalam rangka untuk memberikan edukasi tentang tatanan baru dalam menerapkan protokl kesehatan dipondok pesantren terkait pencegahan wabah virus covid-19 yang ada dikabupaten pati agar pesantren tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19.

“Pesantren harus menyiapkan protokal kesehatan dan mematuhi aturan secara formal, dan Pesantren harus membentuk satgas khusus pencegahan Covid-19 sehingga dapat mengkomunikasikan nantinya melalui group satgas tentang keluhan maupun kendala yang dialami. Jelas Ketua RMI PCNU Pati K.H Muhammad Liwa

Kemandirian pondok harus kita upayakan jangan terlalu berharap kepada pemerintah karena itu bukan roh pondok pesantren. RMI PCNU Pati mengupayakan bantuan terkait pencegahan pandemi covid-19 kepada ponpes yang ada dipati. Tambahnya

Satgas Covid-19 PCNU Pati Dr. Ahmad Qosim menyampaikan para santri sebelum masuk harus di siapkan perijinan dan secara umum pondok harus menyiapkan cuci tangan pintu pertama masuk dan cek suhu tubuh serta beberapa protokol kesehatan lainnya.

“Untuk dalam kabupaten Pati, santri tidak memerlukan surat kesehatan untuk masuk kepondok pesantren. Sedangkan santri yang dari luar kabupaten pati akan difasilitasi secara gratis Oleh Satgas Covid-19 PCNU Pati.” Ucap Qosim

Langkah langkah team satgas pesantren ini nantinya mengajukan ijin kepada satgas kabupaten dan perijinan diberikan oleh team satgas untuk berapa santri yang akan di ijinkan mondok. Puskesman akan datang ke pesantren untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Satgas nanti terdiri dari minimal 5 orang, membuat pos kesehatan pesantren dan menydiakan ruang isolasi mandiri bagi para santri.” Tambahnya