Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

Admin
Senin, 02 Maret 2020

GRMBONG-Malam perayaan hari lahir Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) ke-65 di Kecamatan Gembong berlamgsung semarak, Minggu (1/3) malam tadi. Pasalnya, PAC IPNU-IPPNU Gembong menghelat sholawatan bersama.

Ketua IPPNU Gembong, diwakili oleh Ketua IPNU, Ahmad Saifuddin (ke dua dari kiri) mengecup tangan Gus Faiz (baju putih) dan K. Ro'fat Hilmy (paling kiri) sebagai simbol ketaatan kepada ulama

HUT IPPNU yang sedianya jatuh pada hari ini, Senin (2/3) sengaja disambut tadi malam oleh PAC Gembong. Hal ini sangat beralasan demi matangnya persiapan.

"Panitia kebanyakan pelajar yang libur hari Minggu, jadi persiapannya bisa lebih maksimal sehari penuh." Tutur Mala Irviana, salah satu panitia.

Berlokasi di Aula Ponpes Shofa Azzahro (PPSA) Gembong, ratusan pelajar NU Kecamatan Gembong memadati gedung. Mereka berasal dari Pengurus Anak Cabang, Pengurus Ranting dan Komisariat IPNU-IPPNU.

Bukan hanya dari kalangan aktifis IPNU-IPPNU, para santri PPSA juga turut memeriahkan suasana. Beragam pamflet, umbul-umbul hingga photoboot dibuat sendiri oleh para santri dalam rangka menyambut HUT IPPNU ini. Mereka antusias mengikuti acara.

"Teman-teman menghias aula sampai jam 3 malam untuk memeriahkan agenda ini." Ungkap Ahmad Sholihul Hadi, Santri PPSA yang juga mahasiswa IAIN Kudus saat ditemui di sela-sela acara.

Nihayatun Na'ma, ketua PAC IPPNU Gembong, melalui Ahmad Saifuddin (Ketua PAC IPNU) dalam sambutannya menegaskan ungkapan terimakasih kepada para pelajar dan santri yang telah membantu terselenggaranya agenda ini. Dirinya tidak menyangka acara yang berlangsung Minggu malam tersebut akan mendapatkan antusiasme tinggi dari pada peserta yang hadir.

"Saya sangat berterimakasih kepada pihak PPSA, terutama pengasuh, KH. Imam Shofwan, Gus Faiz yang sudah menemani dan mengisi acara ini, pembina serta semua rekan-rekanita yang hadir." Tutur Saifuddin.

Masak Sendiri

Layaknya dalam beragam agenda selamatan, kegiatan yang digelar oleh para pelajar NU Gembong tersebut juga menyelipkan acara potong tumpeng.

Nihayatun Na'ma menjelaskan kepada pcnupati.or.id, bahwa prosesi pemotongan tumpeng tersebut bermakna simbolik. Menurutnya, nasi tumpeng dengan segala lauk pauknya melambangkan banyak hal.

"Ini simbol kemakmuran, serta simbol persatuan dalam kebhinekaan. Aktifis IPNU-IPPNU ini kan memiliki background yang berda-beda, tapi insya allah bisa bersatu dalam khidmat untuk bangsa melalui organisasi ini." Ungkapnya.

Na'ma juga menandaskan bahwa tumpeng yang dihidangkan dalam acara itu merupakan hasil karya rekanita-rekanita IPPNU. Para pelajar putri tersebut membuat sendiri nasi tumpeng dengan lauk pauknya.

"Kita punya potensi dalam hal ini, lhoh. Pinter masak, mau berjuang dan calon menantu sholihah nantinya." Lanjutnya sambil berkelakar.

Acara Inti

Tepat pukul 20.30 WIB. pembacaan Maulid Al Barzanji dimulai. Ini adalah awal acara inti HUT IPPNU. Maulid barzanji dipimpin langsung oleh Gus Faiz Aminuddin, Putra pengasuh PPSA, KH. Imam Shofwan.
Para pelajar NU Gembong antusias mengikuti sholawatan dalan rangka HUT IPPNU ke-65 di Ponpes Shofa Az Zahro, Gembong

Dengan diiringi rebana Shofa Az Zahro yangberkolaborasi dengan Tari Sufi IPNU Gembong, suasana kian semarak. Peserta diizinkan mengibarkan bendera Indonesia dan NU di dalam ruangan tersebut.

Paska pembacaan maulid, acara dialnjut mauidloh hasanah yang diisi oleh K. Ro'fat Hilmy, M.Pd. (Pembina IPNU Kecamatan Gembong) dan Gus Faiz Aminuddin, M.A..

K. Ro'fat menyampaikan semangat mencari ilmu dan mengamalkannya, sedangkan Gus Faiz mengingatkan tentang pentingnya menggunakan ilmu dalam berorganisasi. Para peserta yang mayoritas pelajar khusyu menyimak pemaparan dua materi dari dua ustadz muda ini hingga acara ditutup dengan doa oleh K. Ro'fat tepat pukul 22.30 WIB.(karim/ltn)