Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

Admin
Jumat, 15 November 2019

TAYU-Pelaksanaan Turba (Turun Ke Bawah) yang diagendakan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Tayu. Ini merupakan kali pertama PC IPNU/IPPNU melaksanakan Turba.

Kegiatan Turba PC IPNU/IPPNU di Gedung Istighotsah Al Asyiq, Pule, Tayu

Tujuan diagendakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan program-program kerja cabang. Harapannya, para pengurus IPNU/IPPNU yang hadir dalan kesempatan tersebut dapat mendukung dan mensosialisasikan kembali program tersebut pada tingkatan di bahwahnya.

Dalam Turba yang dilaksanakan Jumat (15/11) ini, sebanyak lima Pengurus Anak Cabang (PAC) menghadiri undangan di gedung Isntighotsah al Asiq, Pule, Tayu tersebut. Kelimanya berasal dari Kecamatan Cluwak, Tayu, Dukuhseti, Gunungwungkal dan Margoyoso.

Bukan hanya PAC, namun beberapa Pengurus Ranting bahkan Pengurus Komisariat yang ada di lima kecamatan tersebut juga turut hadir. Peserta proaktif menanggapi pemaparan program kerja yang disampaikan oleh Moh. Salman dan Sulistiani. Keduanya merupakan ketua PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati.

"Peserta terdiri dari PAC hingga pengurus Komisariat se-eks Kawedanan Tayu, dan alhamdulillah semuanya proaktif" ungkap M. Imamu Muttaqin, koordinator kecamatan se-eks Kawedanan Tayu.

Salman memaparkan bahwa kegiatan ini nantinya akan berlangsung di beberapa daerah laninnya. Hal ini ia tandaskan sebagai media menjalin kedekatan dengan pengurus IPNU dan IPPNU hingga level komisariat.

"Agenda ini masih akan terus berjalan untuk menyambung silaturrahim dengan para pengurus pengurus IPNU/IPPNU" tuntasnya.

Gus Zaim Jaelani, Wakil Ketua PCNU Pati juga turut dalam agenda ini. Dirinya mengaku menerima undangan khusus dari pihak penyelenggara untuk memberikan wejangan kepada kaum pelajar nahdliyyin ini. Dalam sambutannya, Gus asal Tayu ini berpesan, khususnya kepada Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati unuk bisa menembus sekolah-sekolah negeri.

"Faham radikal sudah diawali sejak bangku sekolah. Oleh karena itu, saya berpesan agar IPNU dan IPPNU bisa membuat pengurus di sekolah-sekolah umum dan sekolah negeri untuk menanggulangi radikalisme beragama sejak dini" tuturnya.

Bukan hanya memberikan wejangan, Gus Zaim juga menyampaikan kesediaannya jika harus diminta sebagai pemateri dalam kegiatan-kegiatan pelajar NU, khususnya untuk menjangkau sekolah-sekolah yang belum tersentuh oleh IPNU dan IPPNU. hal ini disampaikannya pada akhir sambutan untuk mendongkrak semangat perjuangan para pengurus IPNU/IPPNU.(lut/ltn)