MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

Admin
Minggu, 22 September 2019

TAMBAKROMO-Kekeringan yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Pati menyebabkan terhambatnya aktivitas masyarakat. Pasalnya, air sebagai salah kebutuhan vital sulit di dapat. Akhirnya, kegiatan-kegiatan seperti bercocok tanam hingga makan dan minum menuai kendala.

Diatribusi air bersih di RW 1 Desa Ngerang, Kecamatan Tambakromo, Pati oleh MA Miftahul Ulum, Ngerang, Mingu (22/9)

Menyikapi hal ini, banyak organisasi masyarakat yang sadar diri kemudian mencarikan solusi. Salah satu cara menangani bencana kekeringan ini adalah dengan menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini telah dilakukan oleh PCNU Pati, LPBI NU, Lazisnu, PMI dan ormas-ormas lain.

Dari langkah kecil tersebut, ternyata membuahkan hasil yang cukup signifikan. Aktifitas masyarakat tidak lagi tersendat karena masalah air. Intinya, mereka sangat terbantu.

Bukan hanya itu, langkah sukses PCNU itu juga akhirnya menggerakkan berbagai elemen masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Salah satunya adalah MA Miftahul Ulum (MAMU), Ngerang, Tambakromo.

Tiga truk tangki dengan kapasitas 5000 liter diterjunkan di tiga wilayah Rukun Warga di Desa Ngerang, Minggu (22/9). Diantaranya, RW 1, RW 2 dan RW 3 yang semuanya merupakan daerah-daerah yang terdampak bencana kekeringan.

Untuk menerjunkan tiga tangki air bersih tersebut, para guru dan peserta didik MAMU melakukan iuran sekadarnya. Hal ini menjadi kesadaran bersama, sebab Desa Ngerang sendiri telah mengalami kekeringan selama tiga bulan.

"Kami (MAMU) sendiri terdampak kekeringan, tapi kami berusaha membantu masyarakat mengurangi dampak kekeringan ini" ungkap Edi Suyono, salah satu guru MAMU sambil berkelakar.

Sementara itu, saat ditemui di lokasi lain, kepala MAMU, K. Sholeh, S.Pd.I. menjelaskan bahwa kegiatan teraebut merupakan inisiatif para guru dan Osis MAMU. Sebagai pimpinan lembaga, ia menyetujui dan mendukung sapenuhnya langkah positif anak didiknya tersebut.

"Kalau mereka memiliki inisiatif, artinya mereka memiliki kepedulian sosial. Saya selaku kepala madrasah cukup senang dengan program ini, dan akan selalu kami dukung" ungkapnya.(karim/ltn)