3 Lembaga NU Distribusikan 30.000 Liter Air Bersih

3 Lembaga NU Distribusikan 30.000 Liter Air Bersih

Admin
Minggu, 15 September 2019

JAKENAN-Musim kemarau panjangan menimbulkan kegelisahan bagi masyarakat. Para petani khususnya, yang membutuhkan sumber daya air sebagai penunjang kegiatan cocok tanam akhir-akhir ini mulai risau dengan kondisi yang demikian. Beberapa aliran sungai bahkan dikabarkan mengering.

Armada truk tangki siap mendistribusikan air bersih ke Kecamatan Jakenan

Di Kabupaten Pati Sendiri, ada beberapa kecamatan yang mulai kesulitan air bersih. Kecamatan Jakenan misalnya, di musim kemarau panjang seperti ini, kebutuhan air bersih sangat mendesak. Bukan untuk pertanian, namun untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi dan cuci, air bersih pun sulit didapat. Dalam situasi seperti ini, keberadaan air bersih menjafi sangat bernilai.

Menanggapi fenomena tersebut, menyulut beberapa aktifis serta ormas yang bergerak di bidang kemanusian dan lingkungan untuk bertindak. Tak terkecuali NU, salah satu organisasi kemasyarakatan berbasis agama terbesar di Indonesia. Pengurus Cabang NU Pati pun turun tangan dengan musibah kekeringan ini.

Melalui tiga lembaga NU, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah NU (Lazisnu), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBINU) dan Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati mengirimkan air bersih untuk wilayah yang mengalami kekeringan. Hal ini dilakukan guna mengurangi dampak yang lebih parah.

Hari ini, Minggu (15/9) tiga lembaga NU tersebut menggandeng PMI melakukan pendistribusian air bersih. Kegiatan teraebut dilakukan di Kecamatan Jakenan.

"Ada 4 desa yang akan menerima distribusi air bersih ini, yaitu Tlogorejo, Karangrejo Lor, Mantingan Tengah dan Ploso Jenar. Semua berada di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati" tutur Edi Fitrianto, pengurus LPBINU.
Proses pembagian air bersih kepada warga yang dilakukan oleh relawan dari LPBINU, Lazisnu, LKKNU dan PMI Kabupaten Pati

Sementara itu, Irham dari Lazisnu mengungkapkan bahwa pendiatribusian yang dilakukan sementara berjumlah 30.000 liter air bersih. Terdiri dari enam buah truk tangki yang masing-masing berkapasitas 5.000 liter.

Irham menegaskan bahwa di Kabupaten Pati masih banyak desa yang membutuhkan air besih, khususnya di wilayah Kecamatan Jaken, Jakenan dan Pucakwangi. Oleh sebab itu, ia berharap kepada masyarakat khususnya Warga Pati untuk turut membantu saudaranya yang tertimpa musibah kekeringan ini.

"Lazisnu, LKKNU dan LPBINU siap membuka jalan untuk para dermawan yang hendak menyumbangkan air bersih untuk saudara-saudara kita" tandas Irham.

Donasi air bersih bisa dilakukan langsung atau melalui rekening BRI atas nama Lazisnu Pati QQ Infaq dengan nomor 0066-01-024733-53-6. Donatur juga bisa terlebih dahulu berkomunikasi dengan pihak Lazisnu atau LPBINU melalui contact person 0812-9866-6226 atau 0852-9051-2240. Sebagai informasi, satu tangki air bersih berharga senilai seratus lima puluh ribu rupiah.

"Donasi tersebut pure untuk sosial. Baik Lazisnu, LPBINU, LKKNU maupun PMI secara organisasi tidak mengambil keuntungan dari dana tersebut" tutup Irham.

Rencananya, esok pagi masih akan dilakukan pendistribusian air bersih. Namun lokasinya belum ditentukan.(munir/lutf/ltn)