Habib Luthfi dan PC-NU Pati Hadiri Haul Syeh Abu Al Hasan Ali As Sadzily di Kayen

Habib Luthfi dan PC-NU Pati Hadiri Haul Syeh Abu Al Hasan Ali As Sadzily di Kayen

Admin
Rabu, 31 Juli 2019

KAYEN-Pengajian Umum dan Haflah Dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW dalam rangka Haul Al Imam Assayid Syekh Abu Al Hasan Aly Assadily Al Hasany, bersama Maulana Al Habib Luthfi bin Yahya dari Pekalongan terselenggara dengan lancar.

Menurut KH. Ahmad Syairozy yang mewakili panitia, acara ini sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan. Bukan hanya itu, agenda ini juga bukti nyata mahabbah kepada baginda Rasulullah SAW. dan sekaligus memperingati Haul Syekh Abu Al Hasan Aly Assadily Al Hasany yang ajaran tarekatnya diikuti oleh mayoritas muslim Indonesia.

K. Yusuf Hasyim saat memberikan sambutan dalam acara haul Syeh Abu Hasan Aly Assadzily


Dalam acara yang digelar Selasa (30/7) malam, hadir juga Ketua PCNU Pati yang diminta untuk memberikan sambutan sebelum Mauidhoh Hasanah dari Habib Luthfi bin Yahya. Dalam sambutannya Yusuf Hasyim menyampaikan bahwa kita patut bersyukur dan bangga menjadi bagian dari jam'iyyah Nahdlatul ulama.

Ada 3 alasan mengapa warga nahdliyyin harus bangga. Pertama, NU adalah organisasi Islam terbesar di dunia. Kedua, NU didirikan oleh para ulama Ahlussunnah wal jama'ah yang secara keilmuan sanadnya nyambung sampai kepada tabiit tabi'in, tabi'in, sahabat, sampai pada Rasulullah. Ketiga, NU sebagai jam'iyyah yang mengedepankan konsep tasamuh, tawasuth, tawazun, amar ma'ruf nahi munkar yang memberikan rahmat bagi seluruh alam.

NU dan seluruh Banomnya harus menjadi garda terdepan dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Wathaniyah, dan ukhuwah Basyariyah. Menutup sambutannya Ketua PCNU mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Nahdliyin untuk bersama sama memajukan Jam'iyyah NU agar benar2 bisa memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi agama, nusa dan bangsa Indonesia. Kepada pengurus Ranting NU, MWC dan banomnya beliau mengajak untuk bersatu padu dan merapatkan barisan karena tantangan zaman semakin kompleks.

Acara tersebut diakhiri denganmauidloh hasanah dari Habib Luthfi bin Yahya dan ditutup dengan doa.(yus/ltn)