Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

Admin
Selasa, 02 Mei 2017


"Barangsiapa bersedekah dengan sesuatu senilai satu buah kurma yang diperolehnya dari hasil kerja yang baik, bukan haram, dan Allah itu tidak akan menerima kecuali yang baik. Maka sesungguhnya Allah akan menerima sedekah orang itu dengan tangan kanannya, sebagai kiasan kekuasaanNya, kemudian memperkembangkan pahala sedekah tersebut untuk orang yang melakukannya, sebagaimana seseorang dari engkau semua memperkembangkan anak kudanya sehingga menjadi seperti gunung - yakni memenuhi lembah gunung karena banyaknya." (Muttafaq 'alaih, dari Abu Hurairah r.a.)
            Melaui hadis diatas kita mengetahui apabila sedekah akan menjadikan hidup di dunia menjadi lebih berkah. Sebab dengan sedekah kepada orang yang membutuhkan kita tidak akan kekurang. Bahkan akan bertambah lebih harta kekayaan kita.
            Buku yang bertajuk Tukang Singkong Naik Haji, ada 33 kisah yang menceritakan keajaiban sedekah.  Semisal salah satu kisah dari Nurma yang buka usaha di bidang aksesoris. Saat itu yang ia jual adalah kalung. Sudah hampir dua minggu ia jualan. Namun tak satu pun pemesan datang. Padahal, ia sudah membuat website dan menyebarkan brosur dan lain sebagainya sudah ia lakukan.
            Hingga akhirnya, suatu hari setelah sholat ashar di masjid di bilangan Ragunan. Nurma saat itu melihat bapak-bapak tua yang sedang membersihkan toilet dan tempat wudhu. Entah kenapa tiba-tiba terbesit untuk memberikan uang kepada bapak tersebut. Ia berikan uang 50 ribu dan di selipkan ke saku bapak tadi. Keesokan harinya Nurma mendapatkan order kalung banyak dari teman-temanya. (hal 55)
Kisah lain yang mengharukan, adalah Guru Ngaji Naik Haji hari-hari sang guru ngaji dihabiskan untuk mengajari anak-anak kampung membaca al-Quran, mengenal akidah Islam, dan memahami baik burunya kehidupan. Waktu terus berjalan dan anak didiknya bertambah dewasa, menyebar keman-mana dan menjadi orang kaya dengan bekal ilmu agama yang sang guru ajarkan dengan tulus. Sememtara anak didiknya menjalani hari-harinya dengan sukses, sedangkan sang guru tetap menjalani hari-hari yang sama di desa tempat tingal dengan kondisi yang sama.
            Kemudian salah satu muridnya mengetahui keadaan guru ngajinya tersebut dan membicarakan dengan teman-temannya. Maka, terbitlah keinginan mereka untuk sedikit memberikan kebahagiaan kepada yang guru ngaji yaitu dengan menaikan haji. Sang guru pun naik haji karena amal yang ditanamnya dari dulu dengan ikhlas. (hal 102)
Inilah sebagian isi buku karya Satria. Dalam buku ini, juga diuraikan, keutamaan sedekah. Pertama mendapatkan pahala yang besar. Kedua, rezeki semakin bertambah. Orang-orang banyak yang keliru dengan berpikir sedekah malah membuat miskin, padahal malah sebaliknya. Seperti kisah di atas dan kisah lainnya dalam buku ini. Rasulullah Saw bersabda yang diriwayatkan oleh al-Bukhari, “Barang siapa bersedekah senilai satu biji kurma yang berasal dari mata pencarian yang naik, sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, kemudian dipelihara untuk pemiliknya sebagaimana seseorang di antara kalian terhadap anak kuda, sehingga sedekah itu menjadi besar seperti gunung.” (halaman 33)
Buku ini direkomendasikan untuk dibaca oleh para Muslim. Semoga dengannya, kehidupan kita semakin berkah karena terbiasa untuk bersedekah dan berbagi kepada sesama. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk sesamanya.


Judul                            : Tukang Singkong Naik Haji
Penulis                          : Satria Nova
Penerbit                       : Mizania
Tahun Terbit                : Pertama, Februari 2017
Tebal                            : 196 halaman
ISBN                           :  978-602-418-083-6
Peresensi                     : Munawwaroh