Canda Tawa Rasulullah

Canda Tawa Rasulullah

Admin
Sabtu, 02 Juli 2016


Kita bisa bayangkan rumah yang lampu penerangnya redup dengan rumah yang terang, pasti akan mempengaruhi semangat hidup penghuninya. Maka, senyum dan sedikit tawa riang benar-benar menjadi sebuah kebutuhan bagi umumnya manusia. Para ulama mantiq mengatakan” Manusia adalah merupakan hewan yang bisa tertawa.”

            Dari makolah di atas dapat di simpulkan tertawa adalah cirri khas manusia yang bisa membedakan dengan binatang. Namun, komedi saat ini tersaji dalam dosir melebihi kadar seharusnya serta tidak mendidik. Bukan mustahir hal tersebut akan membentuk karakter masyarakat yang memiliki kepribadian anti sosial bahkan dekadensi moral. Padahal dalam literature Islam (al-Quran dan As-Sunnah) di jelaskan, bahwa tertawa yang benar adalah tertawa yang tidak didorong oleh sikap mencela terhadap pihak lain, mencemooh atau melukai perasaan. (hal vi)

            Buku yang bertajuk humor fikih ini menjelaskan canda tawa ala Rasulullah terhimpun dalam 176 kisah lucu dan canda tawa yang baik untuk di jadikan teladan. Karena humor dalam buku ini tidak dibarengi dengan perkataan dusta, kebohongan sampai mengarang cerita karena sekedar ingin mengundang tawa ria. Humor disini ada batas-batasannya, humor yang penuh dengan makna serta meningkatkan wawasan Tarikhun Nabi.

            Tertawa merupakan fitrah manusia karena ia merupakan ekspresi kegimbiraan. Oleh sebab itu Islam tidak melarang manusia untuk tertawa. Kisah-kisah dalam buku ini setidaknya menjadikan bukti diperbolehkannya tertawa. Suatu hal yang wajar jika manusia tertawa. Karena tertawa adalah wujud kegembiraan yang di inginkan oleh setiap manusia. Seorang mukmin tidak boleh terlalu larut dalam kesedihan dan juga tidak boleh terlalu hanyut dalam kegembiraan. (hal 1)

            Buku ini lebih lengkapnya sebagai pituah tentang bagaimana menjalani hari-hari seperti Rasulullah. Bersuritauladan kepada baginda Rasulullah.  Humor-humor yang terkadung dalam buku ini memberikan banyak makna. Konsumen pembacanya pun bisa beragam. Bisa untuk menjadi dongengan anak-anak ketika akan tidur, atau bisa juga memberikan cerita yang penuh hikmah kepada anak didik kita di sekolah. Jika ingin mengakui umat Kanjeng Nabi Muhammad maka, bacalah  buku ini. Tabik.



Judul               :Fikih Humor
Penulis             : Qutub Izziddin Jamil Al-Syarwi, Lc
Penerbit           : Perpustakaan Mutamakin Pres
Tahun Terbit    :  Maret 2016
Tebal               : 136 hlm
ISBN               : 602-18105-3-8
Peresensi         : Niam At-Majha