LBM NU Menyelenggarakan Bahtsul Masail se-Jawa Tengah

LBM NU Menyelenggarakan Bahtsul Masail se-Jawa Tengah

Admin
Jumat, 30 Oktober 2015


Bahtsul Masail sebagai (diskusi agama) salah satu rutinitas Nahdliyin untuk mengupas masalah-masalah agama yang terus berkembang di tengah masyarakat  harus terus di jaga untuk menjembatani dan menjadi wadah masalah yang muncul di masyarakat. sehingga mereka mendapatkan jawaban yang benar dan maksimal. Jawaban yang benar- benar dapat di pertanggungjawabkan secara syar’i.
Kali Ini Lembaga Bahtsul Masail NU bekerja sama dengan RMI  menyelenggarakan Bahtsul Masail se-Jawa Tengah. Acara ini dilaksanakan di PP Maslakul Huda Kajen. Senin (19/10) lalu dengan  dibuka secara langsung  oleh KH.Drs Imam Azis salah satu ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Bahtsu yang notabene untuk menyemarakkan Haul KH Ahmad Mutamakkin menjadi terasa istimewa karena bertepatan dengan Hari Santri Nasional yang ditetapkan Presiden Jokowi pada tanggal 22 Oktober. Dalam acara tersebut, panitia berhasil mengundang pesantren-pesantren di Jawa Tengah untuk berpartisipasi dalam memecahkan masalah-masalah keagamaan. Mereka begitu semangat berdiskusi dan berargumen dengan hujjah dan dalil dan dialek bahasa masing masing. Semuanya bertujuan untuk menunjukkan kebenaran secara utuh bukan mengalahkan musuh”terang Liwa Uddin selaku ketua LBMNU Pati.
Menjadi lebih ramai dan semangat karena masalah yang di bahas itu waqiiyyah (terjadi di masyarakat), diantaranya adalah kasus  pembakaran hutan yang marak di Sumatera.  Peserta bahtsul masail merekomendasikan kepada pemerintah bahwa para pelaku (perusahaan) wajib mengganti semua kerugian yang di alami oleh masyarakat,  termasuk diyat bagi orang yang meninggal dunia. Peserta juga meminta kepada pemerintah bersikap tegas untuk membuat jera pada perusahaan perusahaan nakal bahkan sampai pada penutupan/pencabutan izin.
Liwa Uddin juga menceritakan bahwa hari itu desa Kajen khususnya PP Maslakul Huda sangat ramai sekali karena selain bahtsul Masail, juga kedatangan tamu yang merupakan kirab PBNU dari Surabaya ke Jakarta untuk memeriahkan Hari Santri Nasional yang akan di laksanakan di Masjid Istiqlal Jakarta besok Kamis tanggal 22 Oktober dan di buka oleh Presiden Jokowi sendiri. Semoga acara Bahtsul Masail ini menjadi bermanfaat bagi masyarakat luas dan menjadikan hari santri sebagai semangat baru untuk mensosialisasikan dunia pondok pesantren.