Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

Admin
Kamis, 15 Oktober 2015


Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(Lakpesdam) NU Pati telah meluncurkan Jurnal Khittahnya edisi II. Jurnal yang terbit satu tahun dua kali secara berkala pada edisi kali ini mengangkat Wiraswasta Strategi Kemandirian NU, melalui tema tersebut dengan harapan warga Nahdliyin akan bermandiri dalam hal ekonomi.
“Untuk sementara ini Lakpesdam konsentrasi dalam kajian dan penelitian, sedangkan untuk tahun depan akan melakukan pemberdayaan tentang berkebun dilahan sempit kepada masyarakat, pembuatan pupuk organic serta pemanfaatan sampah.”jelas Ratna Andi Irawan selaku ketua Lakpesdam NU Pati.
Ekonomi menjadi tulang punggung sebuah kehidupan. Apalagi kehidupan sebuah organisasi, ekonomi menjadi hal yang sangat penting sekali. Nahdlatul Ulama adalah sebuah organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan usianya sudah mau menginjak satu abad. Namun pada perjalanannya NU yang jama’ah dan jami’iyyahnya tersebar diseluruh pelosok negeri ini, seakan belum terasa keberadaannya dalam ekonomi. Selalu terkatung-katung (dalam pendanaan) ketika akan mengadakan kegiatan baik sosial atau pun agama.
NU melalui kekuatan jami’yah dan jama’ah-nya seyognya mampu memprogramkan gerakan wiraswasta dan mendorong masyarakat nahdliyin untuk menggalakkan peluang ekonomi kreatif. Wiraswasta (entrepreneuship) merupakan solusi alternatif untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat nahdliyin saat ini. Dengan dibukanya AFTA, masyarakat dituntut untuk kreatif dan mampu membuka lapangan pekerjaannya sendiri, agar mampu berkompetisi dengan produk-produk asing yang akan menyerbu dan menghujani Indonesia.
“Dengan wacana wiraswasta yang ada dalam Jurnal Khittah edisi ini, kami berharap masyarakat akan mau untuk menciptakan usaha-usaha kreatif yang akan mengangkat ekomominya sendiri dan masyarakat sekitarnya.”ujar Pimred Jurnal Khittah Khoirun Niam
Untuk kedepannya Lakpesdam akan melakukan pemberdayaan masyarakat dengan mengajak kerjasama siapa saja yang sesuai dengan jargon Lakpesdam NU.