Memahami Mukjizat Al Qur'an

Memahami Mukjizat Al Qur'an

Admin
Selasa, 20 Januari 2015

Sebagai umat Islam kita tentu sangat yakin apabila Al Quran adalah mukjizat nabi Muhammad Saw, melalui kitab suci tersebut Nabi Muhammad menyebarkan ajaran agama Islam yang sampai saat ini semakin berkembang. Al-Quran adalah kitab suci umat Islam diseluruh dunia, sebagai penuntun hidup di dunia maupun di akhirat.
Mukjizat al-Quran adalah mukjizat (bukti kebenaran) yang terdapat di dalam al-Quran. sedangkan al-Quran biasa didefinisikan sebagai “Firman-firman Allah yang disampaikan oleh malaikat Jibril sesuai dengan redaksi-Nya kepada Nabi Muhammad Saw, dan diterima oleh umat Islam secara tawatur”(hlm 45).
Dalam memahami mukjizat al-Quran kita harus mengetahui tentang sejarah al-Quran diturunkan atau mencintai al-Quran dengan membacanya di setiap hari. Dengan demikian kita sebagai umat Islam bisa lebih meneladani Nabi Muhammad Saw, sebagai nabi yang membawa mukjizat yaitu al-Quran.
Keagungan dan kesempurnaan al-Quran bukan hanya diketahui atau dirasakan oleh mereka yang mempercayai dan mengharapkan petunjuk-petunjuknya, melainkan juga oleh semua orang yang mengenal secara dekat al-Quran. Karena, tiada suatu bacaan pun sejak manusia mengenal tulis baca sekitar lima ribu tahun yang lalu yang keadaanya sama dengan al-Quran, bacaan yang sempurna dan mulia. (hlm 50).
Itu salah satu bukti apabila al-Quran tidak dapat di tandingi oleh siapa pun. Karena al-Quran adalah firman Allah, meskipun sebagian orang masih meragukan tentang kemukjizat al-Quran. Hal tersebut tidak dapat mempengaruhi ke mukjizatan al-Quran.  Sebab, tidak ada satu bacaan pun yang dibaca ratusan juta orang baik mereka yang mengerti artinya maupun yang tidak mengerti;  bahkan di hafal redaksinya, huruf demi huruf seperti halnya al-Quran.
Dan, tiada satu bacaan pun yang mendapat perhatian sedemikian serius melebihi al-Quran, perhatian yang tidak hanya tertuju pada sejarahnya secara umum, tetapi sejarah ayat demi ayatnya, baik dari masa, musim, maupun waktu turunnya sampai kepada sebab-sebab turunnya atau periode turunnya. (hlm 60).Di dalam memahami kemukjizatan al-Quran ada tiga hal yang harus di ketahui untuk mempermudah pemahaman tentang bukti-bukti kemukjizatan al-Quran. Pertama; kepribadian Nabi Muhammad Saw, yaitu dengan mengenal kepribadian Nabi Muhammad, kehidupan kesehariann, akhlak dan budi pekertinya yaitu sebagai uswatun khasanah umat manusia.
Kedua;Kondisi masyarakat pada saat turunnya, al-Quran manamai masyarakat Arab sebagai masyarakat ummiyyin. Kata ini adalah bentuk jamak dari kata ummiy yang terambil dari kataumm yang arti harfiyahnya adalah ibu dalam arti bahwa seorang ummiy adalah yang keadaanya sama dengan keadaan pada saat dilahirkan oleh ibunya dalam hal kemampuan membaca dan menulis. (hlm 74)
Ketiga; Masa dan cara kehadiran al-Quran, hal ini tidak kurang pentingnya dalam upaya meyakinkan kemukjizatan al-Quran adalah masa dan cara turunnya wahyu al-Quran kepada Nabi Muhammad Saw. Banyak aspek uraian yang berkaitan dengan topik ini tetapi yang perlu digaris bawahi dalam konteks pembuktian kemukjizatan al-Quran, yaitu kehadiran wahyu al-Quran diluar kehendak Nabi Muhammad Saw, kehadirannya secara tiba-tiba (hlm 77)
M. Quraish Shihab dalam menjelaskan tafsir al-Quran dan hal yang berkaitan dengan al-Quran begitu fasih dan bagi siapa saja yang pernah membaca karyanya tak ada sebesit pun keraguan atas keilmuannya. Buku Mukjizat al-Quran karya yang patut buat referensi dan bacaan bagi siapa saja. Selamat membaca.(Penulis adalah penikmat buku.)

Judul Buku      : Mukjizal al-Quran
Penulis             : M. Quraish Shihab
Penerbit           : Mizan
Tahun Terbit    : Pertama 2014
Tebal               : 316 hlm
ISBN               : 978-979-433-823-0
Peresensi         : Khoirun Niam